PNS Karawang Ini Takut dan Ngumpet Saat Giliran Disuntik Vaksin Covid-19

  • Bagikan

JawaraNews.id – Ada-ada saja tingkah laku menarik dari sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sempat mengundang gelak tawa dari ASN lainnya dan petugas medis Tim Vaksinator Covid-19 Polda Jabar.

Pasalnya, saat ribuan orang mengantri untuk di suntik vaksin di hari ke dua, Selasa (09/03/2021), tiba-tiba dikejutkan oleh teriakan suara orang yang menjerit histeris karena takut dengan jarum suntik atau “Trypanophobia”.

Setelah ditelusuri, ternyata ada salah seorang ASN bernama Yelu Manda (38), pegawai Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang yang takut akan jarum suntik. Bahkan, gelak tawa sempat pecah karena ASN tersbut, terus-terusan menjerit histeris lalu berusaha kabur saat akan di suntik.

“Sakit-sakit, saya takut jarum suntik,” jerit teriak Yelu yang saat itu akan mencoba kabur namun beberapa rekan kerja Yelu yang merupakan ASN lainnya, berusaha menenangkan sembari memegang tubuh Yelu.

Diketahui juga, sebelumnya Yelu memang sempat sembunyi di masjid samping Aula Husni Hamid saat namanya dipanggil untuk disuntik. Namun Kepala BKPSDM, Asep Aang Rahmatullah mencarinya dan mendapatkan Yelu sedang bersembunyi di masjid.

“Ayo di vaksin karena ini wajib. Jika tidak mau, akan dapat sanksi dari Ibu Bupati loh,” bujuk Aang kepada Yelu.

Akibat bujukan dari pimpinannya di BKPSDM itu, akhirnya Yelu memaksakan diri untuk ikut di suntik. Namun belum juga jarum suntik menusuk bagian lengan tangan kanannya, Yelu terus merintih hingga menjerit-jerit secara histeris.

“Aduuuuuhhhhh….. takut. Saya takut sama jarum suntik,” ucap Yelu yang merintih ketakutan.

Kepala BKPSDM Karawang, Asep Aang Rahmatullah mengatakan, Yelu Manda merupakan staf BKPSDM. Sehari sebelum di vaksin, Yelu sempat menghadap dirinya dan memohon agar tidak ikut vaksin.

“Dia siap di potong Tunjangan Perbaikan Penghasilannya (TPP-nya), asal tidak di vaksin. Tapi saya bilang ke dia kalau ini merupakan kewajiban ASN, kalau tidak mau di vaksin akan kena sanksi,” ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, Vaksinasi bagi ASN, di mulai sejak Senin (08/03/2021) hingga Selasa (09/03/2021) di Aula Husni Hamid, kantor Bupati Karawang.

Sementara itu, pantauan wartawan di lokasi vaksinasi ke dua di lingkungan Pemkab Karawang kali ini, dilakukan oleh Tim Vaksinator Covid-19 Polda Jabar kepada 1.300 peserta vaksin yang diantaranya anggota Polri, 573 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari 10 OPD Pemkab Karawang dan non ASN atau masyarakat Kabupaten Karawang.(red)

Penulis: GustiEditor: Bim
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!