Kecewa Dengan Kinerja Dewan, Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Karawang

  • Bagikan

JawaraNews.id – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) karawang, melakukan aksi unjuk rasa di gedung DPRD Karawang. Rabu, (3/11/21).

Mereka menggelar demonstrasi lantaran memiliki kecurigaan atas adanya dugaan tindakan korupsi pada program Bantuan Pangan Non-Tunai (BNPT).

Menurut Ketua PC PMII Karawang, Riri Reza Anshori, aksi masa kali ini sebagai bentuk tindak lanjut karena dirasa hasil audiensi dengan Dinas Sosial (Dinsos) yang sebelumnya berjanji akan memberikan informasi soal data bansos dan memverifikasinya. Namun, hingga dua minggu kemudian pihak Dinsos tidak ada kejelasan.

“Jadi kami mahasiswa berunjuk rasa sebagai sikap untuk menegaskan bahwa selama dua bulan kita mengawal bantuan sosial di Karawang dan kemudian sempat diterima dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) oleh Dinas Sosial (Dinsos) untuk menyoroti dua hal yakni soal data penerima dan penyelenggara program. Lalu kami menyampaikan fakta di lapangan bahwa banyak masyarakat Kelompok Penerima Manfaat (KPM) tidak mendapat BPNT dan juga ada pemotongan” jelasnya

Kemudian, ia juga mengungkapkan kinerja DPRD Karawang selama ini sebagai lembaga legislatif yang juga memiliki fungsi pengawasan malah terkesan leha-leha dalam melakukan tugas, pokok, dan fungsinya.

“Dalam RDP itu dihadiri juga oleh anggota dewan namun malah leha-leha tidak ada ketegasan dari segi pengawasannya, malah cenderung membela eksekutif” ujarnya

Untuk itu, ia menegaskan aksi masa yang digelar merupakan salah satu bentuk kekecewaan PC PMII Karawang terhadap kinerja pemerintah dalam hal ini Legislatif dan Eksekutif dalam program BPNT.

Bahkan, dalam memperlihatkan kekecewaannya beberapa spanduk bertuliskan “Pemda Gawat Darurat” dibentangkan oleh mahasiswa saat aksi.

Namun, setelah kurang lebih dua jam aksi, puluhan mahasiswa yang berunjuk rasa tersebut diterima oleh Ketua DPRD Karawang. Dan puluhan mahasiswa itu diarahkan masuk ke Gedung Paripurna DPRD untuk dengar pendapat.

Saat dikonfirmasi Ketua DPRD Karawang Pendi Anwar mengungkapkan pihaknya selaku legislatif akan menindaklanjuti tuntutan dari PMII terkait BPNT.

“Tentunya kami mengapresiasi apa yang dilakukan oleh adek-adek mahasiswa dari PMII ini terkait BPNT dan juga tadi disampaikan soal carut marutnya data bantuan sosial. Oleh karena itu, sesuai apa yang kami sampaikan dengan Ketua Komisi 4 DPRD dan Sekretaris Komisi 1, kami berencana akan memanggil dinas terkait juga nanti akan dibahas dalam Bamus (Badan Musyarawah) apakah nanti akan dibuatkan panita kerja (Panja) ataupun dibuatkan aturan khusus untuk pengawasannya” tandasnya.***

Penulis: ReEditor: Red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!