Soal Kolam Renang Maut, Kapolres Karawang Berikan Atensi Khusus Ke Polsek

  • Bagikan

JawaraNews.id – Kapolres karawang, AKBP Aldi Subartono, akan akan memberikan atensi kepada Polsek Rengasdengklok untuk menyelidiki kasus tewasnya bocah 5 tahun di kolam renang Taman Wisata Hud-hud di Komplek Pondok Pesantren Al-Baghdadi.

Pihaknya akan memberikan bantuan proses penyelidikan, apabila Polsek Rengasdengklok menemukan kesulitan di dalam menangani proses penyelidikan dan penyidikan perkara tersebut.

“Nanti saya akan cek ke Polsek, saya akan perintahkan Kasat Serse (Kasat Reskrim AKP Oliestha Ageng Wicaksana, red) untuk atensi sejauh mana penanganannya. Apabila kurang mampu (ada kesulitan dalam proses penyelidikan dan penyidikannya, red), kita akan berikan bantuan untuk proses pemeriksaan,” ungkap Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono, usai Presscon di mapolres karawang, Senin (8/11/2021).

Aldi memastikan bahwasannya hukum di Indonesia ini mengedepankan tiga hal, yaitu manfaat, adil dan pasti. Sehingga menurutnya, pihak kepolisian juga harus meminta masukan kepada beberapa pihak dalam penanganan kasus ini.

“Nanti akan kita tinjau dan akan meminta masukan dari beberapa pihak, (untuk menetapkan proses perkara, red) kita lihat ke depannya seperti apa. Saya pastikan, saya akan cek ke Polsek. Kalau memang nanti ada kesulitan, akan kita berikan bantuan penyelidikan,” tegas Aldi.

Terlebih disamping itu juga, tambah Aldi, karena masih dalam situasi pandemi covid-19, ia juga menghimbau kepada pihak pengelola objek wisata air Taman Hud-Hud Rengasdengklok agar membatasi 50 persen jumlah pengunjung dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Saya juga himbau kepada pengelola agar lebih disiplin lagi dalam penerapan SOP. Berikan himbauan-himbauan kepada pengunjung, khususnya kepada orang tua yang membawa anak-anaknya, terutama masalah keamanan dan keselamatannya (safety),” imbau Kapolres dengan tegas.

Sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok telah memeriksa sejumlah saksi pada peristiwa tewasnya seorang bocah 5 tahun berinisial GP yang ditemukan tenggelam di dalam kolam renang Taman Hud-Hud di Kompleks Ponpes Al-Baghdadi, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang pada Minggu (24/10/2021) beberapa waktu yang lalu.

Terlebih, pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pengelola objek wisata kolam air sebagai buntut dalam peristiwa tersebut.

“Kita sudah periksa sejumlah saksi di lapangan, ada 3 orang yang sudah kita periksa sebagai saksi. Termasuk memeriksa pihak pengelola Taman Hud-Hud juga,” ungkap Kapolsek Rengasdengklok melalui Kanit Reskrim Polsek Rengasdengklok, IPDA Iwan Budijanto di kantornya, Rabu (3/11/2021).

Dalam pemeriksaan, ia terkendala karena pihak keluarga korban dan pengelola kolam renang telah melakukan perdamaian (musyawarah). Meski begitu, pihaknya akan memeriksa keluarga korban namun tidak sekarang lantaran masih dalam suasana duka pasca kematian korban berinisial GP (5).

“Walaupun kedua belah pihak telah melakukan perdamaian (musyawarah, red), namun kita tetap mendalami dan melanjutkan kasus ini. Kita juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi,” tandasnya.***

Penulis: ReEditor: Bim
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!