Seorang Juru Parkir Positif Konsumsi Sabu Saat Terjaring Razia Antik

  • Bagikan

JawaraNews.id – Petugas BNN Karawang melakukan giat operasi anti narkotika atau antik ke sejumlah titik di wilayah Kabupaten Karawang.

Titik pertama yang di datangi petugas adalah di sekitaran stadion singaperbangsa karawang, di lokasi itu petugas memeriksa dan menggeledah barang bawaan para pemuda. Tidak luput, petugas juga langsung meminta belasan pemuda itu untuk dilakukan test urine.

Kepala BNNK Karawang, Dea Rhinofa mengatakan, kegiatan Antik tersebut merupakan kegiatan perdana yang digelar oleh jajarannya di tahun 2021.

“Kami melakukan Operasi Antik perdana dengan sasarannya yakni pengedar dan pengguna narkotika,” ungkap Dea yang juga didampingi Kasie Berantas BNNK Karawang, Kompol Marjani.

Operasi ini, kata Dea, juga sejalan dengan kebijakan nasional Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyukseskan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Termasuk peredaran gelap narkotika, psikotropika dan prekursor (NPP), khususnya di Kabupaten Karawang sendiri,” katanya.

Tidak hanya di sekitaran halaman Stadion Singaperbangsa Karawang saja yang disisir oleh petugas BNNK Karawang, sejumlah tempat dan titik lainnya yang ada di pusat kota Kabupaten Karawang, juga dilakukan penyisiran oleh petugas guna mempersempit ruang gerak peredaran narkotika di Karawang.

“Untuk wilayah-wilayah yang dicurigai sebagai tempat transaksi atau peredaran narkotika ini sudah kita susuri. Selain di Stadion Singaperbangsa, ada juga tempat lainnya seperti di kawasan Galuh Mas, Niaga, Tuparev dan Kertabumi,” terangnya.

Bahkan, dari puluhan pemuda yang dilakukan test urine, sejumlah tukang parkir pun tidak luput dari pantauan para petugas BNNK Karawnag untuk melakukan penyisiran dan melakukan test urine.

Hasilnya, urine seorang tukang parkir yang berada di kawasan Galuh Mas, dinyatakan positif mengandung Amphetamine atau positif sebagai pengguna narkotika jenis sabu-sabu.

“Ada satu orang yang positif mengandung Amphetamine atau sabu. Jadi memang yang bersangkutan ini, mengakui bahwa baru menggunakan narkotika jenis sabu-sabu. Dan tindakan selanjutnya, akan kita kembangkan lagi bahwa yang bersangkutan dapat barang haramnya itu dari mana dan dari siapa oleh petugas,” ungkapnya.***

Penulis: GustiEditor: Bim
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *