Kemiskinan itu Nyata. Yang Halu Adalah Data

  • Bagikan

JawaraNews.id – Foto utama dalam narasi ini adalah foto tempat tinggal milik Itam (37), warga RT02/09, Dusun Wanasepi, Kelurahan Tunggakjati Kecamatan Karawang Barat. Kondisi rumah memprihatinkan. Padahal, jarak antara rumah Itam ke pusat kota tidak jauh, Hanya berjarak 6 kilometer.

Itam sehari-hari bekerja sebagai pedagang cilor. Jajanan ringan yang pembelinya mayoritas adalah anak-anak sekolah dasar. Penghasilannya rendah. Hanya 20 ribu. Kadang, ia bisa meraup lebih. Pendapatan yang rendah, tentunya tak sampai terpikir baginya untuk merenovasi rumah.

Program rutilahu yang menjadi andalan Pemkab Karawang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya tak pernah diterima Itam. Padahal, ia sudah mengajukan. Namun, hasilnya tetap nihil. Entah memang nasib Itam yang buruk, atau Pemkab yang tidak peka terhadap harapan rakyatnya.

Cerita Itam hanyalah gambaran kecil kemiskinan di Karawang. Ada 190 ribu lebih warga bernasib sama seperti Itam merujuk data BPS 2020. Namun, rasanya percuma kami merujuk pada data BPS. Mengingat, sikap pemkab seolah tidak percaya dalam data BPS tersebut.

Pemkab seolah lebih sibuk membandingkan data BPS, dengan data yang dimiliki para kepala desa. Jika seperti ini terus-menerus, bukan tidak mungkin kemiskinan semakin bertambah.

Andai tak percaya data. Pemkab sekiranya perlu membuka mata. Tak perlu jauh. Hanya 6 kilometer dari kantor Bupati menuju Tunggakjati, ke rumah Itam. Melihat dengan nyata kemiskinan itu ada.

Penulis: MSEditor: Red
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!