Kemajuan proyek kereta berkecepatan tinggi mencapai 7,6 persen

0
196

Jawara News – Perusahaan konstruksi milik negara PT Wijaya Karya (Wika) Tumiyana mengatakan kemajuan pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung mencapai 7,6 persen hingga saat ini, tetapi ia meyakinkan bahwa proyek itu akan selesai pada 2021.

Dia menambahkan bahwa pembebasan lahan untuk proyek telah mencapai 76 persen. “Proyek ini berlangsung normal. Ini akan selesai sekitar 2021, ”kata Tumiyana seperti dilansir kompas.co.id, menambahkan bahwa pembangunan akan dipercepat untuk memenuhi tenggat waktu.

Wika adalah anggota konsorsium PT Kereta Cepata Indonesia Cina (KCIC), yang pemerintah telah ditugaskan untuk melaksanakan pembangunan proyek, yang dana utamanya akan berasal dari pinjaman China Development Bank (CDB).

Investasi tersebut diproyeksikan mencapai US $ 5,9 miliar, 20 persen di antaranya dalam bentuk ekuitas.

Tumiyana menyatakan optimismenya bahwa proyek itu secara finansial sehat, terutama karena pendapatannya akan datang tidak hanya dari penjualan tiket dari operasi kereta api, tetapi juga dari properti yang akan dikembangkan oleh perusahaan.

“Biar saya jelaskan bahwa utang kami akan sekitar Rp 61 triliun [US $ 4,17 miliar]. Masa tenggang adalah 10 tahun, dan kami akan membayar kembali utang dalam angsuran selama 40 tahun. Kami sedang mengembangkan proyek properti di tiga tempat dengan valuasi Rp 360 triliun, ”tambahnya.

“Jika kami mendapat 30 persen dari Rp 360 triliun dalam pendapatan, kami dapat membayar kembali pinjaman karena 30 persen dari Rp 360 triliun adalah Rp 95 triliun.” (Bbn)