Kasus Fee 5 Persen Memasuki Babak Baru, Kejaksaan Negeri Karawang Bakal Panggil Eksekutif

  • Bagikan

JawaraNews.id – Kasus dugaan fee 5 persen dana pikir (Pokok pikiran) DPRD Karawang, kini memasuki Babak baru. Pasalnya, kejaksaan negeri karawang akan membidik eksekutif penerima dana pokir. Bahkan, kasusnya kini meningkat ke tahapan penyelidikan.

“Eksekutif termasuk, tidak hanya legislatif,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Martha Parulina Berliana, dilansir dari karawang.inews.id Jumat (27/5/22).

Tidak hanya seluruh anggota DPRD karawang yang bakal di panggil, namun, Kejaksaan juga akan memintai keterangan eksekutif pada minggu depan.

“Saya panggil semua anggota dewan. Termasuk eksekutif penerima dana Pokir,” terangnya.

Martha mengatakan pihaknya telah melakukan telaah atas laporan masyarakat terkait dugaan adanya fee 5% dari anggaran Pokir.

Kasus tersebut saat ini sudah masuk tahap penyelidikan. Ia memandang perlu untuk memanggil semua penerima dana Pokir.

“Mulai Senin (30/5/22) surat panggilan mulai kami kirimkan. Penanganan dana Pokir sudah masuk tahapan penyelidikan. Kami sudah menugaskan Jaksa penyidik untuk segera melakukan pemanggilan,” kata Martha.

Informasi yang beredar, bukan hanya anggota legislatif saja yang mendapat dana Pokir. Beberapa orang dari kalangan eksekutif juga disebut-sebut mendapat dana Pokir yang jumlahnya mencapai puluhan miliar rupiah. Termasuk bupati dan wakil bupati Karawang.***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!