Juara I Posyantek Nasional 2018

0
228

Di ajang Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018 di Provinsi Bali, Provinsi Banten berhasil meraih empat penghargaan. Salah satunya, Juara 1 Posyantek Nasional 2018. Banten harus berubah dan bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Tekad yang berulangkali digaungkan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dalam beberapa kesempatan. Prestasi demi prestasi pun mulai ditunjukkan. Salah satunya di ajang Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018 di Provinsi Bali. Di ajang ini, Provinsi Banten berhasil meraih empat penghargaan. Yakni: Juara 1 Lomba Posyantek 2018, Juara Harapan 1 Lomba Inovasi dan Juara 1 Lomba Stand TTG. Atas prestasi itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim sebagai kepala daerah yang melakukan pembinaan terhadap inovator Teknologi Tepat Guna dan Posyantek Berprestasi, Sabtu (20/10/18).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa , Enong Suhaeti mengatakan, piagam Juara I diserahkan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada. Kementerian Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Taufik Madjid dalam acara Rakornis dan Lokakarya Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat di Bali. Pemprov Banten mengirimkan Posyantek Al-Ikhlas, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon dalam lomba tingkat nasional tersebut. Posyantek Al-Ikhlas adalah Juara I Lomba Posyantek Tingkat Provinsi Banten.

“Pada Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018, Banten meraih 4 (empat) penghargaan dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia,” tutur Enong. Dikatakan Enong, prestasi tersebut berkat dukungan penuh Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, serta berkat kerja keras semua pihak, terutama tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Banten dan kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Pemberian penghargaan Juara Posyantek Tingkat Nasional diberikan dalam rangkaian kegiatan Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna di Bali. Kegiatan tersebut, dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Bali 19 Oktober 2018. Saat itu, dari Provinsi Banten hadir Wakil Gubernur Banten, H. Andika Hazrumy, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Hj. Enong Suhaeti, bupati/walikota se-Provinsi Banten, dan para kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa se-Provinsi Banten. Di ajang Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018, Provinsi Banten menampilkan kesenian tarian Rampak Bedug dan Debus melalui Badan Penghubung Provinsi Banten pada Penutupan Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018, Minggu (21/10/18). (mnb) Posyantek Al-Ikhlas Jombang Kota Cilegon “Terhadap Posyantek Al-Ikhlas, panitia pusat telah melakukan berbagai penilaian,” jelas Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Teti Elwati.

Unsur penilaian meliputi:

  1. Kelengkapan administrasi kelembagaan,
  2. Keberadaan kantor/ kantor sendiri,
  3. Keorganisasian,
  4. Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi,
  5. Surat keputusan walikota tentang pendirian Posyantek,
  6. Struktur organisasi,
  7. Pembinaan terhadap anggota dalam memanfaatkan teknologi tepat guna yang dihasilkan,
  8. Pembinaan kelompok binaan Posyantek dalam mengembangkan teknologi dan pemasaran produknya sehingga berdampak pada perkembangan ekonomi masyarakat.
  9. Sejauh mana posyantek melibatkan banyak pihak dalam pengembangan teknologi.

Posyantek adalah Pos Pelayanan Teknologi yang tersebar di setiap kecamatan di Indonesia. Hal utama dari Posyantek adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat di wilayah kecamatan melalui pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG). Dalam aktifitasnya, Posyantek memiliki berbagai kegiatan yang antara lain terkait dengan memberikan layanan teknis, informasi, dan promosi tentang berbagai jenis TTG kepada masyarakat, meningkatkan kualitas dan kuantitas berbagai jenis produk yang dihasilkan Usaha Kecil dan Menengah di Masyarakat (UKM) serta menjadi jembatan masyarakat sebagai pengguna TTG dalam rangka pemanfaatan TTG. Posyantek Al-Ikhlas Kecamatan Jombang berdiri berdasar SK Walikota Cilegon No 147.05/Kep.202-org/2010 tentang Penetapan Tim Teknis Pengurus Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (POSYANTEK) Tingkat Kota dan Pengurus Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (POSYANTEK) Tingkat Kecamatan se Kota Cilegon Karya dan Prestasi yang telah diraih:


1 Mesin pemisah sampah organik dan nonorganik.
2 Karya daur ulang sampah sudah dipasarkan hingga keluar daerah.
3 Pelatihan mengolah sampah organik di Panti Asuhan Tunas Baja KS.
4 Pelatihan kewirausahaan anak asuh Panti Asuhan Tunas Baja KS.
5 Membina Bank Sampah Sehati.
6 Menjalin kemitraan dengan Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
7 Partisipasi dalam Lomba Cipta Inovasi dan TTG Kota Cilegon 2014.
8 Partisipasi Gelar TTG Provinsi Banten 2014.
9 Pelitahan daur ulang sampah di Pramuka Kwartir Cabang Kota Cilegon
10 Juara 2 Cilegon Entrepreneur Award 2014 sebagai wirausaha terbaik kategori umum 11 Motivator “Ayo Indonesiaku Harus Bersih” pada Kemah Bakti Pramuka SD dan SMP Kota Cilegon 2015.
12 Memeriahkan pawai MTQ Cilgon ke-14 2015
13 Juara 2 Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Provinsi Banten 2015
14 Juara 2 Kategori Umum Pekan Teknologi Tepat Guna Provinsi Banten 2015
15 Juara 1 Lomba Kelembagaan Posyantek Tingkat Kota Cilegon 2015
16 Partisipasi di Ritech Expo 2015 dalam Hari Teknologi Nasional ke 20
17 Juara 1 Posyantek 2018

caption foto: Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersama istri mengunjungi Stand Teknologi Tepat Guna Provinsi Banten di Pekan Inovasi Teknologi Tepat Guna Tahun 2018 di Provinsi Bali. Stand Teknologi Tepat Guna Provinsi Banten berhasil meraih Juara 1 Lomba Stand TTG di ajang ini.