Bangun Infrastruktur “Negeri di Atas Awan”

46

Pembangunan ruas jalan Cipanas – Warung Banten turut membuka akses destinasi wisata baru, Gunung Luhur di Citorek Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Kini kawasan yang berjuluk “Negeri di Atas Awan” itu menjelma menjadi tujuan favorit wisatawan.

Ruas jalan Cipanas – Warung Banten di Kabupaten Lebak merupakan salah satu ruas jalan di jalur tengah yang menghubungkan wilayah utara dan selatan Provinsi Banten. Ruas jalan ini menjadi penghubung antara, Provinsi Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Menjadi akses jalan bagi masyarakat Serang, Lebak, Tangerang di Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Bogor Jawa Barat.

Potong bukit – Berlokasi di perbukitan pembangunan ruas jalan Cipanas – Warung Banten harus memotong bukit untuk keamanan berkendara.

Pembangunan ruas jalan ini sebagai implementasi atas komitmen Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy yang tertuang dalam visi misi dan RPJMD terkait peningkatan kualitas infrastruktur jalan. Kondisi sebelumnya, ruas jalan Cipanas-Warung Banten merupakan jalan berbatu.

“Tidak hanya membuka aksea jalan masyarakat antar kabupaten/kota dan provinsi, jalur ini juga dijadikan sebagai akses menuju kawasan Wisata Negeri Diatas Awan yang berada di Kecamatan Citorek, Kabupaten Lebak yang kini tengah digandrungi masyarakat sebagai destinasi wisata alam,” ungkap Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) kepada wartawan.

Waktu terbaik untuk melihat pesona negeri di atas awan adalah pukul 05.00 hingga 08.00 WIB. Terutama pada musim kemarau. Pada musim hujan, awan kabut kerap menghilang saat pagi hari.

Negeri di Atas Awan – Julukan baru untuk Gunung Luhur di Citorek yang makin ramai pengunjung seiring dengan semakin mudahnya akses menuju kawasam ini

Sebelumnya ruas jalan Cipanas – Warung Banten merupakan jalan milik PT Aneka Tambang (Antam) yang memiliki lahan tambang emas berlokasi di Cikotok. Pada penghujung 2015, PT Antam sudah tidak lagi beroperasi di kaki Gunung Halimun Salak itu. Setelah berhenti beroperasi di wilayah Cikotok, sejumlah aset PT Antam di wilayah ini dihibahkan ke Pemprov Banten. Termasuk kantor PT Antam Cikotok yang kini dimanfaatkan menjadi SMKN 1 Cikotok.

“Bisa memudahkan akses warga Lebak selatan jika ingin bepergian ke Rangkasbitung yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Lebak. Juga wilayah lainnya seperti ke Serang termasuk ke Tangerang dan Jakarta lebih mudah. Bahkan daerah ini dekat ke Kabupaten Bogor,” papar Gubernur WH.

Pembangungan ruas jalan Cipanas – Warung Banten sepanjang 8,35 kilometer dengan lebar 6 meter. Menggunakan konstruksi beton K-300 yang berarti memiliki ketahanan sebesar 300kg/cm2.

Diharapkan, pembangunan ini dapat memberikan dampak positif kepada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara ekonomi dan sosial.

“Semoga pembangunan ruas jalan Cipanas – Warung Banten dapat menciptakan peradaban baru bagi masyarakat Kabupaten Lebak pada pengembangan kawasan wisata alam yang mempesona dan menarik banyak mata masyarakat luar Banten,” harap Gubernur WH.

“Baduy juga dikenal dengan konsistensinya dalam menjaga alam dan lingkungan. Saya harap semangat itu juga tumbuh di sekitar kawasan wisata Negeri di Atas Awan,”imbuhnya.

Pangkas waktu tempuh – Infrastruktur jalan bagus memangkas waktu tempuh perjalanan.

Akses Mudah

Gunung Luhur terletak di Kp. Ciusul Desa Citorek Kidul Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Banten, dengan titik koordinat -6.7502778, 106.3252778. Gunung Luhur juga masih berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), kurang lebih 9 km dari Wewengkon Adat Citorek.

Kontur jalan atau akses ke Gunung Luhur Citorek Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak tidak lepas dari tanjakan dan turunan. Meski demikian, tidak perlu kendaraan kategori khusus untuk mencapainya. Kendaraan biasa yang penting sehat mampu menuju kawasan ini. Banyak pengunjung datang dengan mobil keluarga atau motor matic untuk mencapai kawasan ini.

Dari Rangkasbitung ibukota Kabupaten Lebak, perjalanan menuju arah Cipanas. Dari Cipanas selanjutnya ambil kanan ke arah Lebak Gedong, Sobang hingga melewati Gerbang Weweungkon Adat Citorek.

Jalur ini dalam kondisi bagus, aspal dan beton. Meski naik turun perbukitan, waktu tempuh dari Rangkasbitung sekitar 2 jam perjalanan.

Dari dari Citorek ke perkampungan Ciusul sepanjang 5 kilometer. Dari Ciusul selanjutnya mendaki menuju Gunung Luhur, tanjakan berkelok sepanjang 1 kilometer.

Namun, jika ingin naik kendaraan umum bisa naik elf dari Terminal Mandala Rangkasbitung jurusan Citorek. Perkiraan tarif sekitar Rp 25.000 hingga perkampungan Ciusul. Dari Ciusul, bisa naik ojek warga setempat. Bisa juga mencari penginapan (homestay) di rumah warga. Bisa juga memasang tenda di lahan yang telah disediakan.

Di Kecamatan Cibeber, banyak ditemukan destinasi wisata alam. Di kawasan ini ada Wisata Masyarakat Adat Citorek, Wisata Kebun Teh Cikuya, Wisata Air Terjun Ciporolak, Wisata Alam Pohon Damar, yang bisa Anda nikmati bersama keluarga, sahabat, pacar dan yang lainnya yang ketiga tempat wisata tersebut berada di kawasan TNGHS (Taman Nasional Gunung Halimun Salak). (msa)

Comments are closed.