Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Pemprov Banten

0
400

Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Banten Ino S. Rawita mengakui jika belum semua daerah di Banten mendapat predikat Kota/ Kabupaten layak anak. Oleh karena itu menurutnya, perlu perhatian lebih dari masing masing pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang layak dan aman bagi anak.

“Banyak hal yang terjadi belakangan ini dengan maraknya kekerasan terhadap anak baik di kota dan desa yang berdampak kepada kekhawatiran para orang tua, khususnya yang memiliki anak perempuan,” Ujarnya, disela acara Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Banten, di KP3B, Kamis (18/10/2018).

“Banyak faktor yang melatar belakangi maraknya kekerasan terhadap anak, seperti semakin canggihnya  perkembangan teknologi,  sehingga memudahkan mereka mengakses dan mencontoh,” terang Sekda mengingatkan.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana  (DP3AKKB) Provinsi Banten, Sitti Maani Nina dalam kesempatannya mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten menargetkan seluruh kabupaten/ kota sudah menjadi daerah layak anak pada tahun 2019 mendatang, mengingat tinggal 3 daerah lagi yang belum termasuk daerah layak anak. “Ketiganya yakni Kabupaten Lebak,  Pandeglang dan Kabupaten Serang.  Tapi ketiga daerah ini sudah melakukan inisiasi, sehingga tidak sulit mencapai itu semua, ” kata Nina optimis.