Laksa Kota Tangerang Simbol Persatuan dalam Kemajemukan

0
72

Kawasan Laksa Tangerang dan Kuliner Pasar Lama Kota Tangerang bisa menjadi rujukan jika Anda ingin tuntaskan rasa penasaran kuliner di Kota Tangerang. Bahkan, kedua kawasan ini bisa untuk memaksimalkan kualitas waktu kebersamaan Anda bersama keluarga ataupun mitra usaha Anda.

Makan, kini sudah tidak lagi sekedar aktifitas memenuhi rasa lapar perut. Bukan pula sekedar rutinitas kegiatan makan pagi, makan siang dan makan petang. Makan, khususnya makan bersama, acapkali mampu menjadi ajang penyelesaian beragam masalah ataupun sekedar mencairkan suatu hubungan.

Makan bersama turut menjadi pilihan banyak keluarga untuk meningkatkan kualitas kebersamaannya. Meredakan kepenatan anggota keluarga. Dari makan tumbuh pula budaya dan gaya hidup. Kawasan Kuliner Pasar Lama dan Kawasan Laksa Tangerang di Kota Tangerang bisa menjadi pilihan pembaca untuk keperluan di atas. Selain mudah diakses, kedua kawasan kuliner itu menghadirkan banyak pilihan selera dan harga.

Anda yang ingin wisata kuliner ataupun berburu kuliner bersama, Kota Tangerang bisa menjadi pilihan. Kedua kawasan itu mampu penuhi rasa penasaran Anda terhadap selera makan masyarakat Kota Tangerang yang majemuk.

Kemajemukan masyarakat Kota Tangerang, menghadirkan beragam selera makan yang mampu menjadi daya tarik wisata kuliner. Jenis makanan pun cukup beragam, mulai makanan berat, aneka cemilan, hingga aneka minuman. Harga pun cukup beragam, menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Para pengelola usaha di kawasan ini pun sadar akan kebutuhan pembeli. Makan tidak lagi hanya untuk memenuhi rasa lapar dengan makan khas dan enak. Tampilan makanan dan suasana yang dibangun turut diperhatikan agar pembeli merasa nyaman dan asyik. Cocok sekali bagi para pembeli yang aktif di media sosial. Pembeli yang aktif menginformasikan aktifitasnya, turut mempromosikan lokasi aktifitasnya.

Kawasan Laksa Tangerang

Kawasan ini merupakan salah satu ide Gubernur Banten Wahidin Halim saat masih menjabat Walikota Tangerang. Ketika itu para pedagang laksa di Kota Tangerang berjejer di pinggir jalan, pedagang kaki lima, dan tidak beraturan. Para pedagang laksa ditata dan tempatkan pada satu kawasan menjadi tujuan dan andalan wisata kuliner di Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang membuat lokasi khusus Kawasan Kuliner Laksa Tangerang di depan Lembaga Pemasyarakatan Wanita di Jl. Muhammad Yamin, Babakan, Kota Tangerang.

Di atas lahan seluas 5000 m2, pengunjung dimudahkan dengan berbagai fasilitas, seperti area parkir yang luas dan wifi gratis. Lokasi ini juga sejuk dan nyaman karena banyak pohon rindang.

Laksa sendiri berasal dari bahasa sansekerta yang mempunyai arti banyak, menunjukkan bahwa laksa dibuat dengan berbagai bumbu. Racikan bumbu yang menunjukkan perpaduan budaya peranakan Tionghoa dan Melayu. Laksa termasuk salah satu kuliner asli Tangerang yang layak.

Makanan berjenis mi ini cukp terkenal bagi warga Tangerang yang cukup beragam. Di Indonesia juga dikenal di kota lain seperti Laksa Bogor dan Laksa Betawi. Laksa tidak hanya dikenal sebagai makanan khas beberapa kota di Indonesia. Laksa juga dikenal sebagai makanan khas di Singapura dan Malaysia.

Laksa Tangerang berbeda dengan laksa yang menjadi makan khas kota lain atau bahkan negara lain. Laksa Tangerang menggunakan bihun lebar yang menyerupai spaghetti namun tetap menggunakan bihun laksa biasa, yaitu beras. Untuk isinya kurang lebih sama. Yaitu: bihun bersiram kuah laksa yang terbuat dari kacang hijau, santan, kentang, dan kaldu ayam.

Para pengelola usaha juga sangat memperhatikan kebersihan dan kesehatan makanan, alias higienis. Para pedagang selalu menggunakan sarung tangan plastik ketika menyiapkan dan menyajikan laksa.

Kini tempat ini semakin dikenal dan semakin ramai. Semakin banyak orang ingin menikmati makanan asli Tangerang ini. Saat jam makan siang, jumlah warga yang datang pun semakin banyak. Saat malam menjelang, deretan mobil dan sepeda motor di parkiran juga penuh oleh penikmat kuliner legendaris ini. Di kawasan kuliner Laksa ini terdapat beberapa penjual yang sudah terkenal karena menjadi langganan para penikmat kuliner asli Tangerang tersebut. Sebut saja di antaranya, Bang Kumis, Awing, Bewok, dan Surya.

Laksa mereka dikenal dengan rasa yang lezat. Menurut Awing, kawasan wisata kuliner laksa buka setiap hari, 24 jam nonstop. Awing yang menjual laksa sejak tahun 90-an, mengaku mengalami peningkatan ekonomi setelah berjualan di lokasi Wisata Kuliner Laksa Tangerang. Laksa buatannya dijual dengan harga cukup terjangkau. Satu porsi laksa polos Rp 10 ribu.

Laksa ayam kampung Rp 24 ribu, Laksa telur Rp 14 ribu, dan Laksa ati ampela Rp 16 ribu. Nah bagi Anda, yang ingin menikmati kuliner khas Kota Tangerang, ajak teman dan saudara. Kocek tipis tak menghalangi Anda untuk romantis.

Pasar Lama Tangerang

Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang bisa menjadi pilihan yang tepat untuk berkumpul bersama. Lokasi kawasan ini berada di sepanjang Jalan Kisamaun, Sukasari, Kota Tangerang. Sepanjang jalan kawasan kuliner ini hadir tempat makan mulai dari kelas kaki lima, cafe, hingga restoran. Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang dibuka setiap hari. Dibuka mulai pukul 17.00 WIB hingga 24.00 WIB. Setiap jam buka, jalan kawasan kuliner ini selalu ramai oleh pejalan kaki. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya pilihan tempat dan jenis makan mulai dari kaki lima, kafe hingga restoran. Budget yang diperlukan tidak perlu mahal-mahal. Dengan merogoh kocek sebesar Rp50.000,- para pengunjung sudah bisa menjelajahi makanan dan juga minuman di Kawasan Kuliner Pasar LamaTangerang. Untuk tempat makan kaki lima dengan kocek murah, makanan yang disediakan pun sangat beragam.

Mulai dari seafood, sate, nasi goreng, soto, bakso, bubur ayam dan masih banyak lagi. Tidak hanya makanan berat, tetapi berbagai jenis jajanan atau makanan ringan juga banyak, seperti telur gulung, serabi, es podeng, kue putu, kue apem, kue cubit, dan yang lainnya. Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang menyediakan pilihan makanan yang sangat beragam sehingga cocok untuk menghabiskan waktu malam Minggu bersama teman-teman ataupun keluarga.

Pengunjung yang ditemui, Tisna (33), Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang cocok untuk wisata kuliner bareng keluarga. “Cocok di sini mas, banyak macemnya. Selain rasanya enak, kaki lima di sini
harga juga terjangkau,” ujar warga Tanah Tinggi itu.

Karena banyaknya pilihan makanan, sehingga kawasan ini sangat digemari oleh pengunjung setiap harinya, tidak hanya pada malam Minggu saja. Pengunjung yang ada disini bisa bertahan hingga larut
malam untuk mencicipi berbagai jenis makanan yang ada disana. (dib)

nasi goreng, soto, bakso, bubur ayam dan masih banyak lagi. Tidak hanya
makanan berat, tetapi berbagai jenis jajanan atau makanan ringan juga banyak, seperti telur gulung, serabi, es podeng, kue putu, kue apem, kue cubit, dan yang lainnya. Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang menyediakan pilihan makanan yang sangat beragam sehingga cocok untuk menghabiskan waktu malam Minggu bersama teman-teman ataupun keluarga. Pengunjung yang ditemui, Tisna (33), Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang cocok untuk wisata kuliner bareng keluarga.

“Cocok di sini mas, banyak macemnya. Selain rasanya enak, kaki lima di sini harga juga terjangkau,” ujar warga Tanah Tinggi itu. Karena banyaknya pilihan makanan, sehingga kawasan ini sangat digemari oleh pengunjung setiap harinya, tidak hanya pada malam Minggu saja. Pengunjung yang ada disini bisa bertahan hingga larut malam untuk mencicipi berbagai jenis makanan yang ada disana. (dib)