Gubernur Tinjau Revitalisasi Banten Lama

0
160

Serang (WB) – Gubernur Banten, Wahidin Halim, meninjau lokasi proyek pembangunan revitalisasi Kawasan Banten Lama di Kecamatan Kasemen Kota Serang, Senin (27/8). Dalam pantauan media, pria yang akrab disapa WH itu meninjau secara langsung proyek pembangunan dengan berjalan kaki untuk berkeliling melihat proses pembangunan infrastruktur jalan hingga Wisata Ziarah Mesjid Agung Banten Lama.
Dalam tinjauannya, WH mengatakan bahwa pembangunan jalan yang tengah digarap saat ini, bisa bermanfaat bagi masayarakat. “Salah satu sarana yang sedang saya garap infrastruktur jalan, dengan dicor setebal 30 cm. Saya berharap sarana prasarana ini bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam pertumbuhan ekonomi,” kata WH kepada awak media sembari jalan mengelilingi pembangunan jalan. “Do’akan saja ya, do’akan,” tambahnya.
WH juga kembali menegaskan komitmennya dalam membangun Banten. “Apapun halangan dan rintangannya, saya akan membangun Banten. Pasti saya akan bangun,” tegasnya.

Sebelumnya, Minggu (26/8), WH blak-blakan soal revitalisasi kawasan Banten Lama tersebut. Proyek revitalisasi yang digagas Pemprov Banten itu disebut-sebut bukan hanya sebagai nilai story atau kebangkitan sejarah, tetapi lantaran di provinsi pecahan Jawa Barat ini sejalan dengan visi kesejahteraan pendidikan.
Kata Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH), banyak sejarah membangun pendidikan dari adanya Banten Lama.  Tetapi menurutnya, lokasi itu harus dibuat nyaman.
“Nanti kita tata dan kelola lebih bagus, karena proyek revitalisasi Banten Lama ini memang dari dan untuk rakyat Banten. Tetapi perlu penataan supaya jangan terlihat kumuh dan tidak berkelas,” ujar WH.

“Kalau nyaman masyarakat akan datang dan datang lagi. Apalagi banyak situs sejarahnya di kawasan itu. Infrastruktur, fasilitas dan akses menuju ke lokasi harus diperbaiki serta adanya relokasi PKL,” lanjutnya.
Revitalisasinya, kata dia, sedang berjalan, dan programnya harus bisa berbarengan dengan konsep pendidikan gratis, pelayanan kesehatan yang maksimal serta infrastruktur yang memadai sehingga sesuai dengan cita-cita pencerdasan masyarakat Banten. “Jadi Banten Lama dan membangun pendidikan bukan hanya simbol saja, tetapi ada bukti realisasi ke rakyat secara langsung,” katanya.
Revitalisasi Banten Lama ini menurut WH dimulai tahun ini. Di atas lahan yang sudah dibebaskan seluas 1,2 hektar serta sekitar Rp250 miliar dana APBD 2018 yang siap digelontorkan diantaranya untuk membiayai pengerjaan kanal kawasan Banten Lama, pembenahan revitalisasi Alun-alun, area Surosowan dan plaza alun-alun serta Masjid Agung.

Menurut WH, setelah rampung nanti Banten akan mempunyai situs yang nantinya akan lebih banyak dikenal orang lokal hingga mancanegara. Proyek Banten Lama sekarang termasuk skala prioritas. “Kalau di Ibu Kota Jakarta punya bangunan sejarah Monas, India punya Taj Mahal dan kita nanti punya kebanggaan Banten Lama,” tegasnya. (red)