Dua Formasi Jabatan di Pemprov Banten Diisi Pejabat Tangerang, WH Tegaskan tak Ada Pesanan

0
242
Gubernur Banten Wahidi

SERANG, (KB).- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) resmi melantik Asda II Pemprov Banten Ino S Rawita sebagai Penjabat (Pj) Sekda Banten bersamaan dengan lima pejabat hasil open bidding dalam apel pagi, di halaman Masjid Raya Albantani, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (3/9/2018).

Dua dari lima formasi hasil lelang jabatan tersebut diisi pejabat dari Pemkot Tangerang. Kedua pejabat eksternal itu adalah Asisten Daerah (Asda) II Pemkot Tangerang, Muhtarom yang dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Banten, dan Kadis Kominfo Pemkot Tangerang, Tabrani yang dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banten.

Sedangkan tiga nama pejabat lainnya yang dilantik merupakan pejabat internal di lingkungan Pemprov Banten. Mereka adalah Kepala Dishub Banten, Tri Nurtopo, Kepala Biro Administrasi Rumah Tangga Pimpinan (ARTP) Banten, Beni Ismail dan Kepala Biro Umum Banten, Muhamad Syaukani.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten, Wahidin Halim menegaskan, tidak ada pejabat pesanan dalam pelantikan kepala OPD dan Biro tersebut. Pelantikan kelima pejabat itu, kata dia, tidak berdasarkan pesanan atau atas dasar kepentingan pribadi. Mereka dilantik karena memiliki nilai tinggi dari tahapan seleksi yang diikuti.

“Ketika saya lantik jangan dicurigai. Karena ini memang dari yang bersangkutan. Dia yang terbaik. Urutan pertama, tertinggi nilainya. Kalau kebetulan ada dari pihak sana dari pihak sini, itu kebetulan saja,” katanya.

Selama proses seleksi, ia tidak pernah mengintervensi terkait siapa dan dari mana pejabat yang harus dilantik. Ia terbuka siapa pun pejabat yang dilantik dengan catatan yang bersangkutan mampu bekerja keras, profesional dan tidak korupsi.

“Makanya saya tidak ada beban menonjobkan pejabat yang ternyata tidak bisa kerja. Inspektorat dan BKD awasi para pejabat ini (yang baru dilantik), kalau ternyata dalam 6 bulan tidak ada progres, nonjobkan saja,” ujarnya.

Ia mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten untuk tidak sungkan bersaing, mengikuti tes untuk mengisi kekosongan jabatan yang ada. Ke depan, ia berjanji akan meningkatkan tunjangan kinerja ASN Pemprov Banten. Untuk itu, ia berharap seluruh ASN Pemprov Banten bekerja disiplin dan berlomba dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mari berlomba-lomba dalam kebaikan. Berprestasi. Saya sudah janjikan (kenaikan tunjangan), bukan hanya menjanjikan tapi sudah kita desain,” ujarnya.

Minta doa

Pj Sekda Banten, Ino S Rawita mengatakan, jabatan tersebut merupakan amanah. Karenanya, ia meminta doa agar dapat mengemban amanah yang telah diberikan gubernur kepada dirinya. “Piduana (minta doanya),” katanya.

Sementara, Kepala Dinkop dan UMKM, Tabrani mengatakan, dalam waktu dekat ia akan segera melakukan rapat koordinasi dengan pejabat Dinkop dan UMKM. Ia ingin melihat program apa saja yang belum dan sudah dikerjakan pada tahun anggaran 2018 ini.

“Saya baru dilantik, dan hari ini (kemarin), baru mulai masuk. Langkah awal saya akan rapat koordinasi internal. Soal target probadi, saya harus tahu dulu baca data di kantor nanti setelah itu saya bicara soal target,” katanya. (SN)*

Artikel Asli